Maeda Atsuko [前田 敦子] lahir di Ichikawa Chiba, 10 Juli
1991. Salah satu dari 7 personil
generasi pertama AKIHABARA48 (AKB48), sejak terbentuk di tahun 2005. Personil
dari Team A dan salah satu member AKB48 terpopuler dan memiliki fans terbanyak
di seluruh dunia. Dan profesinya adalah sebagai penyanyi, aktris dan model.
Acchan (nama panggilan akrab Maeda), sejak kecil bukanlah
seorang anak yang terlalu menonjol. Bahkan semasa sekolah pun, Acchan terkenal
sebagai anak yang sangat pendiam dan cenderung introvert. Tidak memiliki rasa
percaya diri yang tinggi dan cenderung selalu ingin berada di belakang orang
lain dan bukan tipe yang ceria. Setiap hari, sepulang sekolah, Acchan hanya berdiam
di dalam kamarnya sambil membaca komik atau tidur ( ini salah satu hobby Acchan
*_* ). Pada awalnya gembar gembor pencarian Idol yang dilakukan oleh
AKIHABARA48 di majalah-majalah, sama sekali tidak menggoyahnya. Padahal
teman-teman Acchan banyak membicarakannya di sekolah. Suatu ketika, ketika
pulang berbelanja menemani ibunya. tiba-tiba Acchan menemukan sebuah poster
besar di kelokan jalan dekat rumahnya. Akhirnya Acchan membaca sendiri tentang
pencarian Idol di Akihibara itu. Satu buah kalimat dari Akimoto Yasushi (
Founder dari Akihabara48 ) di dalam poster ini => “Saya ingin bertemu dengan
diri Anda yang sebenarnya” – Kalimat ini langsung masuk ke dalam hati
Acchan. Secara tiba-tiba dia berkata
kepada ibunya, “Ibu…Aku mau mencoba ini”. Tentu saja disambut dengan rasa
terkejut dari ibu, karena merasa yang berbicara barusan bukanlah puterinya.
Karena yang beliau tahu, selama ini puterinya adalah seorang anak perempuan
yang pendiam, pesimistik dan pemalu. Tiba-tiba mengatakan hal seperti ini merupakan
kali pertama didengar oleh beliau dan sungguh membanggakan.
Berangkatlah Acchan menuju audisi di Akihabara dan Akimoto
sendiri yang melakukan Audisi tanggal 30 Oktober 2005. Di seleksi awal, Acchan
bernyanyi membawakan lagu dari penyanyi favoritnya,Shibasaki Kou ~ Glitter.
Lebih dari 7000 pendaftar hanya 45 orang yang diterima masuk ke audisi ke 2 dan
sungguh diluar dugaan Acchan salah satunya. Audisi kedua mengecilkan jumlah
dari 45 orang menjadi 24 orang. Dan dari ke-24 orang inilah cikal bakal dari terbentuknya
AKB48 Team A, generasi pertama ( 1st generation )
Konser debut AKB48 di Theater menyerap banyak perhatian dari
media massa yang cukup mengenal sosok Akimoto Yasushi sebagai seorang penulis
lirik dan produser rekaman. Media menyebut AKB48 sebagai “Moe Idol” karena
memang menampilkan gadis-gadis remaja yang masih belia sekali. Akimoto bersama
staff setianya, Togasaki Tomonobu, berusaha keras untuk menaikkan nama AKB48
dan Theaternya hingga ke seluruh kota Tokyo. Mulai dari pemilihan Fans terbaik,
membagi-bagikan T-shirt gratis kepada setiap pengunjung yang datang hingga
merilis single pertama dalam bentuk CD. ( Single Pertama AKB48 dalam bentuk CD,
berjudul Sakura No Hanabiratachie )
Namun dari waktu ke waktu, dengan bertambahnya generasi ke
dua dari AKB48 ( ~kisah generasi ke dua bisa disimak di profile member AKB48
berikutnya ~Oshima Yuko~ ) personil AKB48 menjadi semakin besar dan sulit untuk
mengingat namanya satu persatu. Karena itu Akimoto menunjuk seseorang dari Team
A untuk menjadi Center. Dan pilihan jatuh pada Acchan. Pada awalnya pilihan
Akimoto ini sempat ditentang oleh Togasaki, karena Acchan adalah seorang gadis
yang pendiam dan introvert. Tidak mungkin Acchan bisa menjadi seorang Center
bagi AKB48 yang sedang naik daun. Akimoto yang bisa dibilang memiliki “Indera
Ke-enam” hanya tersenyum. Beliau yakin, Acchan adalah calon bintang besar.
Keputusan Akimoto pun ditentang keras oleh Acchan sendiri
ketika dipanggil ke kantor Akimoto. Acchan hanya bisa menangis di kantor
Akimoto karena tidak mau dan tidak percaya diri untuk menjadi seorang center.
Reaksi yang sama pun dialami oleh member lain yang seangkatan dengan Acchan.
Kenapa mereka harus berdiri dan menari di belakang Acchan ? ( detail
kejadiannya ini bisa dilihat di profile member AKB48 ~Minegishi Minami~ ) namun
berkat bujukan dan bimbingan dari para member yang lebih dewasa seperti Shinoda
Mariko dan Oshima Mai, akhirnya para member-member muda ini dapat mengerti.
Acchan mendapatkan tempat sebagai solois dalam lagu “Nagisa no Cherry”
Dan Acchan menjadi Center dalam Video Clip AKB48 perdana
“Aitakatta” yang dirilis bulan Oktober 2006. Di Clip ini AKB48 telah terbentuk
team A dan Team K. Namun pendakian AKB48 ke tangga kesuksesan tidak dibarengi
dengan kesuksesan para membernya di lingkungan sekitar tempat tinggal maupun
sekolahnya. Karena secara tiba-tiba seluruh teman-teman sekelas para member,
menjauhi, mengejek dan sirik kepada mereka. Tentu hal ini merupakan hal yang
biasa di kalangan remaja puteri. Namun, dampaknya sangat besar pada salah satu
member terutama ke psikologisnya. Sehingga banyak dari para member yang tidak
kuat, memutuskan untuk mengundurkan diri. ( detailnya ada di profile member
AKB48 ~Itano Tomomi~ ) Berangkat dari Video Clip Aitakatta, para pecinta musik
di Jepang semakin mengenal nama AKB48 dan center di Clip tersebut, Maeda
Atsuko. Dan konsep Idol Group dari
Akimoto mulai kelihatan arahnya. Para member diharapkan bukan hanya bisa
bernyanyi dan menari tapi juga bisa acting atau menjadi model. Awal tahun 2007,
Acchan mendapat kesempatan untuk tampil di film layar lebar berjudul “Atashi no
Watashi no Tsukurikata” dan sebuah drama seri dari Fuji TV berjudul “Swan no
Baka”. Karier Acchan semakin bersinar di tahun 2008 ketika tampil di drama
“Shiori to shimiko no Kaiki Jikenbo” dan “Taiyo to umi no kyoshitsu” bersama
actor kawakan Oda Yuji dan sejumlah actor dan aktris muda seperti Kitagawa
Keiko, Kie Kitano, Yamamoto Yusuke dan Okada Masaki.
Tahun 2009 merupakan tahun keemasan bagi karier seorang
Maeda Atsuko. AKB48 yang telah berkembang menjadi sebuah super group dengan
total personil lebih dari 50 orang, membuat Akimoto harus berpikir, bagaimana
cara untuk memilih personil untuk tampil dalam salah satu single yang akan
dirilis. Maka di tahun 2009, bulan Juni, dibuatlah suatu event khusus bagi
personil AKB48 yang dinamakan “Senbatsu Sousenkyo”. Pemilihan personil dari
pilihan fans AKB48, yang membeli CD Single maupun merchandise dari AKB48,
berhak mendapatkan 1 kertas suara. Maeda Atsuko mencapai posisi pertama dalam
perolehan suara dan berhak menjadi center dalam Single AKB48 ke 13, berjudul
Iiwake Maybe.
Di tahun 2010, Acchan kembali mendapatkan tantangan dalam
peran menjadi sebuah robot berwujud remaja perempuan yang cantik bersama
bintang muda Sato Takeru dalam drama seri Q10 ( Kyuuto ). Dan di tahun ini,
peringkat Acchan di 2010 Senbatsu Sousengkyo direbut oleh saingan terberatnya
Oshima Yuko. Acchan hanya menempati posisi kedua dengan selisih perolehan suara
yang kecil. 2010 Senbatsu Sousenkyo memperebutkan posisi Center untuk single ke
17 AKB48 “Heavy Rotation”
Tahun 2011, merupakan tahun terberat buat karier Acchan di
bidang Acting. Acchan harus memerankan tokoh Azhiya Mizuki yang pada tahun 2007
pernah diperankan salah satu tokoh idolanya, peraih predikat aktris terbaik
2007 dari Television Academy Awards Horikita Maki di Hanazakari No Kimitachie
2011, bersama aktor-aktor muda yang tampan seperti Nakamura Aoi dan Miura
Shohei. Acchan mendapatkan cukup banyak kecaman dari para penggemar Hanazakari
no Kimitachie 2007 dimana figure seorang Azhiya Mizuki yang sudah begitu
melekat dibenak mereka, namun disinilah kemampuan Acchan benar-benar diuji. Ini
sekaligus mencetak sejarah bagi AKB48, dengan menempatkan salah satu
personilnya sebagai pemeran utama di drama televisi jam tayang Prime Time.
Dan hasilnya tidak mengecewakan. Acchan mampu memerankan
karakter Azhiya Mizuki dengan cukup baik, bahkan mendapatkan pujian dari
pemeran Azhiya Mizuki sebelumnya, Horikita Maki. Berikut petikan hasil
wawancara dengan Horikita Maki tentang Maeda Atsuko. “Jujur, saya suka dengan
lagu-lagu AKB48. Dan Maeda Atsuko adalah seorang gadis muda yang luar biasa,
dia bisa bernyanyi, bisa berdansa dan dia bisa beracting dengan baik. Saya rasa
Maeda akan menjadi seorang bintang besar. Saya merasa sangat senang, Maeda yang
mendapatkan peran ini”
Di bulan Juni 2011, Acchan melepas single solonya yang
berjudul "Flower" dan tahun ini pula, posisi nomor 1 di 2011 Senbatsu
Sousenkyo kembali direbut oleh Acchan dengan selisih suara yang cukup besar
dari posisi ke 2, Oshima Yuko. Acchan kembali mendapatkan posisi Center untuk
Single ke 22 “Flying Get” yang sekaligus membawa AKB48 ke puncak tangga lagu
Oricon dan mendapatkan penghargaan dalam Japan Records Awards 2011 sebagai
Group dengan penjualan Single terbanyak sepanjang tahun 2011 dengan 1,8 juta
copy.
Proyek terbaru yang sedang dilakukan Acchan di awal tahun
2012 adalah berperan dalam salah satu drama televisi bersama actor dari Johny
Entertainment, Yamashita Tomohisa. Yamashita atau akrab dipanggil Yamapi,
adalah aktor tampan yang sudah sangat sering berperan bersama aktris-aktris Top
papan atas seperti Horikita Maki, Nagasawa Masami, Kitagawa Keiko, Karina,
Eikura Nana, Toda Erika maupun Aragaki Yui. Merupakan tantangan besar kembali
bagi Acchan untuk bisa tampil bersama dengan seorang aktor senior sekaligus
Idola remaja. ( Yamapi adalah mantan personil Boyband NEWS besutan Johnny
Entertainment ).Dan bersama AKB48, Acchan baru saja merilis sebuah single
terbaru berjudul “Give Me Five” dimana AKB48 untuk pertama kalinya tampil
dengan memainkan musiknya sendiri. Acchan sendiri memainkan Rhythm Guitar
sekaligus Center Vocal. Group Band dari AKB48 ini diberi nama “Baby Blossom”,
bersama dengan Takahashi Minami ( Lead Guitar ), Oshima YukoBassSGuitar ),
Kashiwagi Yuki ( Drum ), Kojima Haruna & Watanabe Mayu ( Keyboard ),
Minegishi Minami & Sashihara Rino ( Trombone ), Matsui Rena ( SKE48 )&
Yokoyama Yui ( Trumpet ) dan Perkusi oleh Shinoda Mariko, Matsui Jurina (SKE48
) Itano Tomomi. Penjualan single ini pun telah mencapai penjualan diatas 1 juta
copy setelah rilis di bulan Februari 2012.
Dan terakhir, tanggal 25 Maret 2012. di konser AKB48 yang
berlangsung di Saitama Super Arena, di depan sekitar 25.000 orang penonton,
Maeda Atsuko secara mengejutkan, mengumumkan pengunduran dirinya dari AKB48,
Group yang selama ini telah membesarkan namanya. Sontak pengumuman ini disambut
dengan isak tangis dan cucuran airmata dari seluruh member maupun penonton yang
hadir disana. Keputusan yang sangat berat tapi ini adalah keputusan dari
dirinya sendiri. Acchan merasa bahwa sudah saatnya dirinya untuk mandiri.
Acchan tetap akan tampil di single AKB48 ke 26 yang rencana akan dirilis bulan
Mei 2012 dan tampil terakhir bersama AKB48 di konser impian mereka di Tokyo
Dome pada pertengahan Musim panas 2012.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar